<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985921129589905626</id><updated>2011-04-21T12:59:56.739-07:00</updated><category term='mukjizat'/><category term='mukjizat ekaristi'/><title type='text'>Mukjizat Yesus</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mukjizatyesus.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985921129589905626/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mukjizatyesus.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mukjizat Yesus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16668209062010445715</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985921129589905626.post-4691688699069049845</id><published>2008-09-19T02:44:00.001-07:00</published><updated>2008-09-19T02:47:26.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mukjizat'/><title type='text'>Mukjizat: Kuasanya Tidak Terkalahkan</title><content type='html'>Mukjizat: Kuasanya Tidak Terkalahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disembuhkan dari Kanker Limpa Stadium 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti  Diceritakan oleh Shinta Dame Panggabean (39 tahun) ..&lt;br /&gt;Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan 2 orang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan yang Tak Terbayangkan&lt;br /&gt;Sejak tahun 2002, kepala saya terasa pusing, perut saya terasa mual, nyeri&lt;br /&gt;dan saya sering muntah-muntah. Saya didiagnosa terkena sakit maag. Dua tahun&lt;br /&gt;kemudian, penyakit ini bertambah parah: perut di bagian kiri terasa keras&lt;br /&gt;dan sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divonis Sakit Kanker Limpa Ganas&lt;br /&gt;Di bulan November 2004, saya menjalani pemeriksaan USG Abdomen (daerah&lt;br /&gt;perut) dan  CT Scan di  sebuah RS di Jakarta Timur. Dari hasil pemeriksaan,&lt;br /&gt;saya dinyatakan terkena kanker limpa! Hati saya begitu gentar mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya  dipindahkan ke RS yang lebih besar di Jakarta Pusat untuk&lt;br /&gt;menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dokter mengatakan bahwa limpa saya harus&lt;br /&gt;diangkat! Betapa sedih dan kecewa hati saya mendapati sakit saya begitu&lt;br /&gt;parah. Saya merasa Tuhan tidak mengasihi saya dan telah meninggalkan saya.&lt;br /&gt;Ada perasaan putus asa, bahkan sempat berpikir mau mati saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 11 Januari 2005, saya menjalani operasi yang berlangsung selama&lt;br /&gt;7,5 (tujuh setengah) jam. Kondisi limpa yang diangkat: telah membesar dan&lt;br /&gt;berbenjol-benjol. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan Patologi Anatomi (PA).&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil PA, dokter menyatakan bahwa saya menderita sakit kanker&lt;br /&gt;limpa ganas stadium  4  yang sudah menyebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Dioperasi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu setelah operasi pengangkatan limpa, ke dua kaki saya tidak&lt;br /&gt;bisa digerakkan. Akibatnya, semua aktivitas harus dilakukan di tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, tumbuh 3 buah benjolan sebesar telur burung puyuh di leher, perut&lt;br /&gt;dan tengkuk. Dokter yang memeriksa saya mengatakan bahwa benjolan-benjolan&lt;br /&gt;itu disebabkan karena sel-sel kanker telah menyebar dan menyerang kelenjar&lt;br /&gt;getah bening. Oleh karena itu, saya harus menjalani kemoterapi sebanyak 6&lt;br /&gt;kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemoterapi pertama pada tanggal 28 Februari 2005 mengakibatkan komplikasi di&lt;br /&gt;paru-paru dan terjadi penyumbatan pembuluh darah di jantung. Akibatnya,&lt;br /&gt;kondisi saya terus menurun sampai akhirnya saya tidak sadarkan diri dan&lt;br /&gt;dimasukkan ke ruang ICU. Dokter memperkirakan umur saya tinggal 1 minggu&lt;br /&gt;lagi. Kondisi saya sangat memprihatinkan. Dokter sudah angkat tangan. Para&lt;br /&gt;hamba Tuhan dari tim KPPI dengan setia terus mendoakan saya.  Kondisi saya&lt;br /&gt;mulai membaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali selesai di kemoterapi, saya selalu merasa mual. Makanan yang&lt;br /&gt;masuk hanya bisa melalui infus. Berat badan saya turun dari  61 kg menjadi&lt;br /&gt;23 kg.  Kuku-kuku pada kedua tangan dan kaki menghitam dan sebagian kulit&lt;br /&gt;juga menghitam dan rambut saya rontok. Siapapun yang melihat kondisi saya&lt;br /&gt;pastilah merasa prihatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengharapan yang Timbul karena KPPI&lt;br /&gt;Meskipun demikian, pengharapan akan suatu mujizat tidak pernah pupus.&lt;br /&gt;Dengan gigih suami saya selalu menguatkan dan mendorong saya untuk tidak&lt;br /&gt;berputus asa dan tetap berharap kepada Tuhan. Hamba-hamba Tuhan dari tim&lt;br /&gt;KPPI yang mendoakan saya selama dua bulan saya dirawat di RS terus menerus&lt;br /&gt;mengingatkan bahwa Yesus adalah Allah Penyembuh. Sungguh suatu pertolongan&lt;br /&gt;Tuhan bagi saya. Mereka juga mengajak kami ke KPPI agar saya didoakan dan&lt;br /&gt;menerima mujizat kesembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 10 Maret 2005, suami saya datang ke KPPI untuk pertama kalinya&lt;br /&gt;mewakili saya yang tidak dapat hadir karena tubuh saya masih terasa amat&lt;br /&gt;lemah akibat kemoterapi. Sebulan berikutnya, ia kembali datang ke KPPI. Apa&lt;br /&gt;yang ia lihat di KPPI dipraktekkannya di rumah: ia berdoa dan menumpangkan&lt;br /&gt;tangan ke perut saya. Lalu ia menyuruh saya   bertindak dengan iman untuk&lt;br /&gt;menggerakkan anggota tubuh saya. Ajaib! Kaki saya mulai bisa digerakkan,&lt;br /&gt;bahkan  saya sudah mulai bisa merangkak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setia Menghadiri KPPI&lt;br /&gt;Saya bertekad untuk datang ke KPPI meski kondisi saya masih begitu lemah.&lt;br /&gt;Akhirnya, pada tanggal 28 April 2005, saya datang untuk pertama kalinya ke&lt;br /&gt;KPPI bersama suami saya. Saya belum bisa berjalan sendiri dan harus dipapah&lt;br /&gt;memasuki ruangan. Tapi sejak kedatangan saya ke KPPI, perubahan besar&lt;br /&gt;terjadi.  Saya mulai bisa berjalan sendiri. Proses kesembuhan itu sedang&lt;br /&gt;berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dengan setia terus menghadiri KPPI, juga kebaktian-kebaktian Follow Up&lt;br /&gt;KPPI di wilayah Cibubur. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Mujizat Itu Datang&lt;br /&gt;Pada tanggal 15 Juni 2005, saya menjalani USG yang ke 2. Alangkah gembira&lt;br /&gt;hati saya mendengar hasilnya. Dokter menyatakan bahwa tidak ditemukan sel&lt;br /&gt;kanker lagi dalam tubuh saya. Puji Tuhan! Saya dinyatakan sudah sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  bulan Juli 2005, saya datang kembali ke KPPI. Sepulang dari KPPI,&lt;br /&gt;suami saya kaget  ketika melihat saya sudah bisa berjalan dengan cepat!&lt;br /&gt;Sejak saat itu, saya sudah mulai dapat melakukan aktivitas sehari-hari,&lt;br /&gt;seperti: memasak, pergi ke pasar dan membersihkan rumah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipulihkan Secara Total!&lt;br /&gt;Pada bulan Agustus 2005, saya benar-benar merasakan perubahan total pada&lt;br /&gt;seluruh tubuh saya. Berat badan saya sudah naik menjadi 54 kg.  Efek samping&lt;br /&gt;kemoterapi yaitu pigmentasi pada kulit, kuku, dan mata semuanya telah hilang&lt;br /&gt;dan rambut saya berangsur-angsur mulai tumbuh. Saya merasa kuat dan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Agustus 2005, saya kembali pergi ke dokter untuk mencek penyakit&lt;br /&gt;saya. Sekali lagi dokter menyatakan bahwa tidak ada sel kanker dalam tubuh&lt;br /&gt;saya! Saya sudah disembuhkan secara total. Tuhan Yesus sungguh ajaib. Dia&lt;br /&gt;teramat baik bagi saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985921129589905626-4691688699069049845?l=mukjizatyesus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mukjizatyesus.blogspot.com/feeds/4691688699069049845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985921129589905626&amp;postID=4691688699069049845' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985921129589905626/posts/default/4691688699069049845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985921129589905626/posts/default/4691688699069049845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mukjizatyesus.blogspot.com/2008/09/mukjizat-kuasanya-tidak-terkalahkan.html' title='Mukjizat: Kuasanya Tidak Terkalahkan'/><author><name>Mukjizat Yesus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16668209062010445715</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985921129589905626.post-6359245608631520897</id><published>2008-09-19T02:44:00.000-07:00</published><updated>2008-09-19T02:46:06.325-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mukjizat ekaristi'/><title type='text'>Mukjizat Ekaristi</title><content type='html'>Mukjizat Ekaristi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://yesaya.indocell.net/id393.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah-kisah singkat tentang mukjizat Ekaristi berikut ini&lt;br /&gt;disampaikan untuk meneguhkan iman kita akan Kehadiran Nyata Yesus&lt;br /&gt;Kristus dalam Sakramen Mahakudus. Namun demikian, bagi mereka yang&lt;br /&gt;tidak percaya, tidak akan ada penjelasan yang dapat meyakinkan&lt;br /&gt;mereka. Sebaliknya, bagi mereka yang percaya, tidak akan ada&lt;br /&gt;penjelasan yang diperlukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANCIANO, sekitar 700 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat Ekaristi LancianoLanciano adalah sebuah kota kecil di&lt;br /&gt;pesisir Laut Adriatic di Italia. Lanciano berarti "tombak". Menurut&lt;br /&gt;tradisi, Santo Longinus, prajurit yang menikamkan tombaknya ke&lt;br /&gt;lambung Yesus hingga mengalir Darah dan Air (Yoh 19:34), berasal&lt;br /&gt;dari Lanciano. Longinus bertobat setelah peristiwa penyaliban dan di&lt;br /&gt;kemudian hari wafat sebagai martir demi imannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa terjadinya mukjizat Ekaristi ini, suatu bidaah (ajaran&lt;br /&gt;sesat) menyebar dalam Gereja menentang ajaran tentang Kehadiran&lt;br /&gt;Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi. Dalam hati seorang imam timbul&lt;br /&gt;keragu-raguan dan keragu-raguannya itu semakin lama semakin kuat.&lt;br /&gt;Suatu pagi, saat Konsekrasi dalam perayaan Misa, tubuhnya gemetar&lt;br /&gt;dan berguncang hebat. Di hadapan umat, ia menunjukkan apa yang telah&lt;br /&gt;terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hosti telah berubah menjadi Daging dan anggur menjadi Darah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat ini terjadi hampir 1300 tahun yang silam dan berlangsung&lt;br /&gt;hingga kini. Sekitar tahun 1970-an dilakukan penelitian dan hasilnya&lt;br /&gt;membuktikan bahwa daging tersebut adalah jaringan jantung manusia&lt;br /&gt;dan darahnya adalah darah manusia, keduanya memiliki golongan darah&lt;br /&gt;AB. Darah memiliki karakteristik darah hidup dan tidak diketemukan&lt;br /&gt;adanya bahan pengawet atau sejenisnya, baik dalam daging maupun&lt;br /&gt;dalam darah. Kami merenungkan mukjizat Lanciano dengan Kitab Suci:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat LancianoMaka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata&lt;br /&gt;kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia&lt;br /&gt;dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.&lt;br /&gt;Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup&lt;br /&gt;yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman." (Yoh&lt;br /&gt;6:53-54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitkanlah dalam diri kami rasa lapar dan haus akan santapan&lt;br /&gt;Ekaristi-Mu, ya Kristus, agar dengan mengikuti-Mu dan mencicipi roti&lt;br /&gt;surgawi-Mu, kami boleh datang untuk menikmati kehidupan kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRANI, tahun 1000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasa masa terjadinya Mukjizat Ekaristi ini, adalah seorang wanita&lt;br /&gt;Yahudi yang amat benci pada Gereja Katolik. Gereja St. Anna, dulunya&lt;br /&gt;adalah sebuah sinagoga, tetapi kini telah menjadi Gereja Katolik di&lt;br /&gt;mana orang-orang Yahudi yang telah bertobat bersembah bakti kepada&lt;br /&gt;Tuhan. Hari Kamis Putih, yaitu malam ditetapkannya Sakramen&lt;br /&gt;Ekaristi, adalah malam terjadinya mukjizat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita Yahudi berhasil membujuk seorang wanita Katolik yang murtad&lt;br /&gt;untuk membawakan baginya sekeping Hosti yang telah dikonsekrasikan.&lt;br /&gt;Setelah menerima Komuni Kudus, wanita itu tidak menyantap Hosti,&lt;br /&gt;melainkan membawanya kepada si wanita Yahudi guna mendapatkan&lt;br /&gt;imbalan sejumlah uang. Si wanita Yahudi kemudian pergi ke tungku&lt;br /&gt;dapur dan menjerangkan periuk yang telah diisinya dengan minyak.&lt;br /&gt;Ketika minyak dalam periuk mendidih, ia melemparkan Hosti Kudus ke&lt;br /&gt;dalamnya. Wanita itu sangat terkejut ketika Hosti berubah menjadi&lt;br /&gt;daging dan mulai mengeluarkan banjir darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita Yahudi itu amat ketakutan sementara darah terus membanjir&lt;br /&gt;hingga meluber ke luar periuk. Para tetangga berdatangan untuk&lt;br /&gt;melihat mengapa ia berteriak-teriak, maka ia menceritakan kepada&lt;br /&gt;mereka apa yang telah terjadi. Beberapa wanita bergegas&lt;br /&gt;melaporkannya kepada imam yang segera datang dan melihat darah yang&lt;br /&gt;membanjir. Imam mengambil daging dari periuk dan membawanya ke&lt;br /&gt;Katedral Trani. Sebuah monstran perak berhias indah dirancang khusus&lt;br /&gt;bagi Kristus. Di tengah monstran ditempatkan dua bagian kecil dari&lt;br /&gt;Hosti yang tergoreng. Warna sebagian besar Hosti adalah coklat tua&lt;br /&gt;dan Hosti yang tercelup darah itu tidak mengalami kerusakan. Hosti&lt;br /&gt;disimpan dengan hormat serta dapat dilihat di katedral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama berabad-abad dilakukan penyelidikan serta analisa terhadap&lt;br /&gt;Mukjizat Ekaristi ini. Pada tahun 1384, Paus Urbanus VI mengunjungi&lt;br /&gt;Trani dan menyatakan bahwa Hosti secara ajaib tidak mengalami&lt;br /&gt;kerusakan. Suatu pengakuan mengagumkan atas Kehadiran Nyata Yesus&lt;br /&gt;dalam Ekaristi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FERRARA, tahun 1171&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basilika St Maria, FerraraMukjizat ini terjadi di Gereja St. Maria&lt;br /&gt;dari Ford di Ferrara, Italia lebih dari 800 tahun yang silam.&lt;br /&gt;Mukjizat terjadi pada Hari Minggu Paskah pada saat Konsekrasi.&lt;br /&gt;Ketika Hosti dipecah menjadi dua bagian, semua yang hadir terkejut&lt;br /&gt;melihat cucuran darah muncrat dari Hosti. Darah yang memancar&lt;br /&gt;demikian banyak hingga memercik ke dalam kubah setengah lingkaran&lt;br /&gt;yang berada di belakang dan di atas altar. Tidak saja para saksi&lt;br /&gt;mata melihat darah, mereka juga melihat Hosti telah berubah menjadi&lt;br /&gt;daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uskup Ferrara dan Uskup Agung Gherardo dari Ravenna datang serta&lt;br /&gt;menyaksikan darah dan Hosti yang telah menjadi daging. Mereka&lt;br /&gt;menyatakan bahwa darah dan Hosti adalah sungguh Tubuh dan Darah&lt;br /&gt;Yesus Kristus. Paus Eugenius IV dan Paus Benediktus XIV mengakui&lt;br /&gt;mukjizat ini. Paus Pius IX mengunjunginya pada tahun 1858 dan&lt;br /&gt;mengenali tetesan-tetesan darahnya serupa dengan tetesan darah dalam&lt;br /&gt;Mukjizat Orvieto dan Bolsena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AUGSBURG, tahun 1194&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WunderbarlichenMukjizat ini terjadi ketika seorang wanita ingin&lt;br /&gt;menyimpan Hosti yang telah dikonsekrasikan dalam rumahnya. Suatu&lt;br /&gt;pagi, ia menerima Ekaristi, tetapi tidak menyantapnya. Ia membawa&lt;br /&gt;pulang Hosti dan menempatkannya dalam segel, menjadikannya suatu&lt;br /&gt;reliqui sederhana. Ia menyimpan Tubuh Kristus di rumahnya selama&lt;br /&gt;lima tahun, tetapi lama-kelamaan timbul perasaan bersalah hingga&lt;br /&gt;akhirnya ia mengatakannya kepada pastor paroki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastor Berthold, imam setempat, terperanjat ketika membuka segel&lt;br /&gt;reliqui. Dialah yang pertama melihat bahwa Hosti telah berubah&lt;br /&gt;menjadi sesuatu yang tampak seperti daging dengan lapisan-lapisan&lt;br /&gt;merah yang nampak jelas. Imam mendiskusikan masalah ini panjang&lt;br /&gt;lebar dan memutuskan bahwa mereka akan dapat mengidentifikasikannya&lt;br /&gt;dengan lebih baik jika daging dibagi menjadi dua bagian. Mereka&lt;br /&gt;keheranan ketika mendapati bahwa daging tidak dapat dibagi karena&lt;br /&gt;disatukan oleh pembuluh-pembuluh darah yang seperti benang. Diyakini&lt;br /&gt;kemudian bahwa daging tersebut adalah daging Tuhan kita Yesus&lt;br /&gt;Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uskup Udalskolk dengan seksama meneliti mukjizat tersebut dan&lt;br /&gt;memerintahkan agar mukjizat Hosti ditempatkan kembali ke dalam segel&lt;br /&gt;reliquinya semula untuk dipindahkan ke katedral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat Hosti dan segelnya kemudian ditempatkan dalam suatu wadah&lt;br /&gt;kristal dan disimpan dalam kaca. Hosti tetap dalam keadaan semula&lt;br /&gt;hingga hampir 800 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tahun pada tanggal 11 Mei, pada perayaan Fest des&lt;br /&gt;Wunderbarlichen, yaitu Pesta Mukjizat Harta yang Mengagumkan, Hosti&lt;br /&gt;dihormati dengan perayaan Misa yang khidmat dan pakaian liturgi&lt;br /&gt;khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Kristus, berilah kami rahmat untuk memahami lebih baik serta&lt;br /&gt;membagikan kebenaran akan Kehadiran-Mu yang Nyata dalam&lt;br /&gt;Ekaristi. "Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah&lt;br /&gt;kebenaran." (Yoh 17:17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALATRI, tahun 1228&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemudi, yang tertarik pada seorang pemuda, diminta untuk&lt;br /&gt;membawa sekeping Hosti yang telah dikonsekrir agar dapat dibuatkan&lt;br /&gt;ramuan cinta. Sang pemudi menerima Komuni dan berjalan pulang ke&lt;br /&gt;rumah, tetapi karena merasa bersalah ia menyembunyikan Kristus di&lt;br /&gt;suatu pojok rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, ia datang dan mendapati bahwa Hosti telah&lt;br /&gt;berubah warna seperti daging. Imam paroki segera diberitahu dan ia&lt;br /&gt;membawa Hosti kepada Uskup. Bapa Uskup menulis surat kepada Paus&lt;br /&gt;Gregorius IX yang isinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita patut menyampaikan puji syukur sedalam-dalamnya kepada Dia&lt;br /&gt;yang, sementara senantiasa menyelenggarakan segala karya-Nya dengan&lt;br /&gt;cara-cara yang mengagumkan, pada kesempatan-kesempatan tertentu juga&lt;br /&gt;mengadakan mukjizat-mukjizat dan melakukan hal-hal menakjubkan agar&lt;br /&gt;para pendosa menyesali dosa-dosa mereka, mempertobatkan yang jahat,&lt;br /&gt;dan mematahkan kuasa bidaah sesat dengan memperteguh iman Gereja&lt;br /&gt;Katolik, menopang pengharapan-pengharapannya serta mendorong amal&lt;br /&gt;kasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, saudaraku terkasih, dengan surat Apostolik ini, kami&lt;br /&gt;menyarankan agar engkau memberikan penitensi yang lebih ringan&lt;br /&gt;kepada gadis tersebut, yang menurut pendapat kami, dalam melakukan&lt;br /&gt;dosa yang teramat serius itu, lebih terdorong oleh kelemahan&lt;br /&gt;daripada kejahatan, terutama dengan mempertimbangkan kenyataan bahwa&lt;br /&gt;ia sungguh menyesal setulus hati ketika mengakukan dosanya. Namun&lt;br /&gt;demikian, terhadap wanita yang menghasutnya, yang dengan&lt;br /&gt;kejahatannya mendorong si gadis untuk melakukan dosa sakrilegi,&lt;br /&gt;perlu dikenakan hukuman disipliner yang menurutmu lebih pantas; juga&lt;br /&gt;memerintahkannya untuk mengunjungi semua Uskup di wilayah terdekat,&lt;br /&gt;guna mengakukan dosa-dosanya kepada mereka dan mohon pengampunan&lt;br /&gt;dengan ketaatan yang tulus …"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat Hosti dipertontonkan dua kali setahun, yaitu pada hari&lt;br /&gt;Minggu pertama sesudah Paskah dan hari Minggu pertama sesudah&lt;br /&gt;Pentakosta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1960, Uskup Facchini dari Alatri membuka segel tempat&lt;br /&gt;Hosti disimpan dan mengeluarkannya. Uskup menyatakan bahwa Hosti&lt;br /&gt;tetap dalam keadaan sama seperti saat pertama diketemukan, yaitu,&lt;br /&gt;sekerat daging yang tampak sedikit kecoklatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1978, perayaan-perayaan istimewa diselenggarakan untuk&lt;br /&gt;memperingati 750 tahun terjadinya mukjizat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akulah roti hidup. Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun&lt;br /&gt;dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari sorga:&lt;br /&gt;Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati." (Yoh 6:48-50)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAROCA, tahun 1239&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota di Spanyol ini bukanlah tempat terjadinya mukjizat, melainkan&lt;br /&gt;tempat ditahtakannya mukjizat Ekaristi yang terjadi dalam masa&lt;br /&gt;perang antara Spanyol dan Saracens pada abad ketigabelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kebiasaan, sebelum maju berperang, keenam komandan Spanyol&lt;br /&gt;pergi menghadiri Misa dan menerima Sakramen Tobat. Di pinggiran&lt;br /&gt;kota, mereka diserang secara tiba-tiba oleh pasukan Saracens. Imam&lt;br /&gt;membungkus keenam Hosti yang telah dikonsekrasikan dengan korporal,&lt;br /&gt;lalu menyembunyikannya sementara pasukan Spanyol membalas serangan&lt;br /&gt;Saracens. Setelah pertempuran yang dimenangkan oleh Spanyol itu&lt;br /&gt;usai, imam pergi ke tempat ia menyembunyikan Hosti dan mendapati&lt;br /&gt;bahwa Hosti telah lenyap meninggalkan enam noda darah di korporal.&lt;br /&gt;Rahasia kemenangan mereka dinyatakan oleh Kristus melalui mukjizat&lt;br /&gt;Ekaristi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing komandan menghendaki agar korporal disimpan di kota&lt;br /&gt;asalnya. Dari tiga pilihan, akhirnya dipilihlah kota Daroca. Dua&lt;br /&gt;orang komandan tidak setuju akan keputusan tersebut, maka&lt;br /&gt;diusulkanlah suatu jalan keluar. Korporal akan dimuatkan ke atas&lt;br /&gt;punggung seekor keledai Saracen yang dibiarkan pergi sekehendak&lt;br /&gt;hatinya dan tempat di mana keledai itu berhenti akan menjadi tempat&lt;br /&gt;korporal ditahtakan. Sang keledai berhenti di kota Daroca. Darah di&lt;br /&gt;korporal telah dianalisa para ahli dan dinyatakan sebagai darah&lt;br /&gt;manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Kristus, berilah kami pengertian lebih dalam akan wafat-Mu di&lt;br /&gt;salib dan kemenangan-Mu atas setan seperti kemenangan Spanyol atas&lt;br /&gt;Saracens.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SANTAREM, tahun 1247&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat Ekaristi SantaremSeorang wanita yang suaminya tidak setia,&lt;br /&gt;meminta nasehat dari seorang wanita tenung. Wanita sihir itu&lt;br /&gt;berjanji akan mengubah perilaku suaminya jika si wanita membawakan&lt;br /&gt;baginya sekeping Hosti yang telah dikonsekrasikan. Ia juga&lt;br /&gt;menasehati si wanita untuk berpura-pura sakit agar dapat menerima&lt;br /&gt;Komuni Kudus dalam minggu itu dan segera memberikan Hosti kepadanya.&lt;br /&gt;Si wanita tahu bahwa hal itu dosa. Ia pergi menerima Komuni, tetapi&lt;br /&gt;tidak menyantap Tubuh Kristus. Ia meninggalkan Misa dan dalam&lt;br /&gt;perjalanan menuju tempat wanita tenung, Hosti mulai mengeluarkan&lt;br /&gt;darah. Beberapa orang yang melihat kejadian tersebut menyangka bahwa&lt;br /&gt;ia mengalami pendarahan. Rasa takut menguasai dirinya dan ia pulang&lt;br /&gt;ke rumah, menempatkan Hosti dalam sebuah peti, membungkusnya dengan&lt;br /&gt;saputangan, lalu menutupinya dengan linen yang bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengah malam, ia dan suaminya terbangun oleh suatu sinar cemerlang&lt;br /&gt;yang berasal dari peti, yang menjadikan ruangan mereka terang-&lt;br /&gt;benderang. Para malaikat telah membuka peti dan membebaskan Tuhan.&lt;br /&gt;Wanita itu menceritakan kepada suaminya apa yang telah terjadi dan&lt;br /&gt;bahwa dalam peti terdapat sekeping Hosti yang telah dikonsekrasikan.&lt;br /&gt;Berdua mereka melewatkan sepanjang malam dengan berlutut dalam&lt;br /&gt;sembah sujud. Seorang imam dipanggil. Imam membawa Hosti Kudus&lt;br /&gt;kembali ke gereja dan menyegelnya dalam sebuah segel lilin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan belas tahun kemudian, seorang imam membuka tabernakel dan&lt;br /&gt;memperhatikan bahwa segel telah terbuka sementara Hosti tersimpan&lt;br /&gt;dalam sebuah piksis kristal. Mukjizat ini, 750 tahun kemudian, yaitu&lt;br /&gt;pada tahun 1997, diperingati dengan berbagai perayaan meriah di&lt;br /&gt;Santarem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin bertanya mengapa Tuhan mengadakan mukizat-mukjizat ini&lt;br /&gt;bagi kita. Mungkin untuk menyatakan betapa Ia sungguh hadir dalam&lt;br /&gt;Ekaristi dan betapa Ia sungguh mengasihi kita. Ia menghendaki agar&lt;br /&gt;kita semua, termasuk juga domba-domba yang hilang, bergabung kembali&lt;br /&gt;dalam kawanan. Ia mengasihi kita, bagaimana pun berdosanya kita. Ia&lt;br /&gt;adalah Allah Kasih dan Belas Kasihan. Dan Ia menghendaki agar kita&lt;br /&gt;membagikan Kasih dan Belas Kasihan itu kepada sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORVIETO dan BOLSENA, tahun 1263&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat ini terjadi pada masa suatu ajaran sesat yang disebut&lt;br /&gt;Berengarianisme merajalela di Eropa. Bidaah ini menyangkal Kehadiran&lt;br /&gt;Nyata Kristus dalam Ekaristi. Pada tahun 1263, seorang imam bernama&lt;br /&gt;Petrus dari Prague sedang dalam perjalanan ziarah ke Roma untuk&lt;br /&gt;berdoa di makam pelindungnya, St Petrus, sebab ia menghadapi masalah&lt;br /&gt;yang amat serius. Ia merasakan kebimbangan yang besar mengenai&lt;br /&gt;Kehadiran Nyata Yesus dalam Ekaristi Kudus. Ia berdoa agar santo&lt;br /&gt;pelindungnya memohonkan rahmat baginya guna menyelamatkan imannya&lt;br /&gt;yang goyah. Dalam perjalanan, ia singgah untuk bermalam di suatu&lt;br /&gt;kota kecil bernama Bolsena, sekitar 70 mil sebelah utara Roma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Pastor Petrus merayakan Misa Kudus di Gereja St&lt;br /&gt;Kristina. Sementara ia mengucapkan kata-kata konsekrasi, "Inilah&lt;br /&gt;TubuhKu," roti di tangannya berubah rupa menjadi Daging dan mulai&lt;br /&gt;mencucurkan darah dengan derasnya. Darah jatuh menetes ke korporal.&lt;br /&gt;Pastor Petrus amat terperanjat; ia tidak tahu apa yang harus&lt;br /&gt;diperbuatnya. Maka, ia membungkus Hosti Kudus dalam Korporal lalu&lt;br /&gt;pergi meninggalkan altar. Sementara ia berjalan pergi, tetesan-&lt;br /&gt;tetesan Darah jatuh ke atas lantai pualam di altar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paus Urbanus IV sedang berada di kota Orvieto, yang tak jauh dari&lt;br /&gt;sana. Pastor Petrus segera menemui paus guna menceritakan apa yang&lt;br /&gt;telah terjadi. Paus segera mengutus seorang uskup ke Gereja St&lt;br /&gt;Kristina guna menyelidiki peristiwa tersebut dan mengambil Korporal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera sesudah paus menerima Korporal dari Uskup, ia pergi ke balkon&lt;br /&gt;Istana Kepausan dan dengan hormat mempertontonkan mukjizat Korporal&lt;br /&gt;kepada orang banyak. Bapa Suci menyatakan bahwa mukjizat Ekaristi&lt;br /&gt;telah terjadi guna mengusir bidaah Berengarianisme. Pada saat yang&lt;br /&gt;sama, seorang pengikut St. Yuliana dari Liège menghubungi paus untuk&lt;br /&gt;sekali lagi memohon demi ditetapkannya Hari Raya Corpus Christi.&lt;br /&gt;Setahun kemudian, pada tahun 1264, Paus Urbanus IV memaklumkan Hari&lt;br /&gt;Raya agung ini kepada seluruh Gereja. (Mukjizat Korporal disimpan&lt;br /&gt;hingga kini di Katedral Orvieto. Lantai pualam bernoda Darah&lt;br /&gt;disimpan di Gereja St Kristina di Bolsena).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CASCIA, sekitar tahun 1300&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat Ekaristi CasciaCascia adalah sebuah kota kecil di&lt;br /&gt;pegunungan di lembah Umbrian, Italia. Itulah kota kediaman St. Rita&lt;br /&gt;dari Cascia. Jenazah St. Rita yang hingga kini masih utuh&lt;br /&gt;dibaringkan di Basilika Utama. Di bawahnya, di Basilika Kecil,&lt;br /&gt;disimpan Mukjizat Ekaristi dan jenazah Beato Simone Fidati, seorang&lt;br /&gt;imam yang terlibat langsung dalam mukjizat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa terjadinya mukjizat, seorang imam tak lagi memiliki rasa&lt;br /&gt;hormat terhadap Ekaristi. Ketika diminta untuk mengantarkan Sakramen&lt;br /&gt;Mahakudus kepada seorang petani yang sedang sakit, ia mengambil&lt;br /&gt;sekeping Hosti yang telah dikonsekrasikan, menempatkannya dengan&lt;br /&gt;sembarangan di antara halaman-halaman buku breviary, lalu berangkat.&lt;br /&gt;Ketika ia membuka bukunya, ia mendapati bahwa Hosti telah berubah&lt;br /&gt;warna merah darah segar dan darah meresap ke kedua halaman buku di&lt;br /&gt;mana Hosti diselipkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam tersebut kemudian mohon nasehat Beato Simone Fidati, seorang&lt;br /&gt;imam yang kudus dan dihormati pada masa itu. Pastor Fidati menerima&lt;br /&gt;pengakuan sang imam dan memberinya absolusi. Beato Fidati mengambil&lt;br /&gt;kedua halaman dari breviary itu; satu ditempatkannya di tabernakel&lt;br /&gt;di Perugia dan satunya lagi ditempatkannya di Cascia. Mukjizat&lt;br /&gt;Ekaristi ini diperingati secara istimewa di Cascia setiap tahun pada&lt;br /&gt;Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang melihat ke halaman yang ternoda darah itu dapat&lt;br /&gt;melihat gambar Kristus tertera di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Kristus, berilah kami rahmat agar dapat melihat Engkau dalam&lt;br /&gt;Ekaristi dan mengenali-Mu pada saat pemecahan roti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HASSELT, tahun 1317&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang imam mengunjungi seorang penduduk desa yang sedang sakit. Ia&lt;br /&gt;membawa bersamanya sekeping Hosti dalam siborium dan meletakkan&lt;br /&gt;siborium di atas meja, sementara ia pergi ke kamar lain untuk&lt;br /&gt;berbicara dengan si sakit dan keluarganya. Seseorang yang berada&lt;br /&gt;dalam keadaan dosa berat membuka tutup siborium, memegang Hosti,&lt;br /&gt;lalu mengangkatnya. Seketika itu juga, Hosti mulai berdarah. Imam&lt;br /&gt;memasuki ruangan dan ia amat terperanjat melihat Hosti yang berdarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam membawa kembali Hosti yang berdarah itu kepada kepala parokinya&lt;br /&gt;yang menasehatinya untuk membawa Mukjizat Ekaristi itu ke gereja&lt;br /&gt;biara para biarawati Cistercian di Herkenrode yang berjarak sekitar&lt;br /&gt;30 mil jauhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu imam tiba di altar biara dan menempatkan Hosti di atas altar,&lt;br /&gt;suatu penglihatan akan Kristus bermahkotakan duri nampak kepada&lt;br /&gt;semua imam yang hadir. Oleh karena mukjizat Ekaristi dan penglihatan&lt;br /&gt;itu, segera saja Herkenrode berubah menjadi tempat ziarah yang&lt;br /&gt;terkenal di Belgia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1804, Hosti dibawa ke Gereja di San Quentin di Hasselt,&lt;br /&gt;di mana mukjizat Hosti yang terjadi pada tahun 1317 itu masih tetap&lt;br /&gt;dalam keadaan seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BLANOT, tahun 1331&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blanot, suatu dusun pertanian kecil, tidak pernah digambarkan dalam&lt;br /&gt;peta-peta Perancis. Orang-orang Perancis yang meninggalkan Paris dan&lt;br /&gt;wilayah utara untuk menikmati matahari pantai selatan akan&lt;br /&gt;melewatinya dari tahun ke tahun tanpa pernah mengetahui keberadaan&lt;br /&gt;Blanot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, dusun kecil ini dipilih Tuhan untuk menyatakan&lt;br /&gt;mukjizat-Nya - mukjizat Ekaristi. Pada tahun 1331 penduduk desa&lt;br /&gt;berdatangan dengan berjalan kaki atau dengan mengendarai kuda untuk&lt;br /&gt;merayakan Misa Paskah. Gereja kecil mereka dipadati umat beriman dan&lt;br /&gt;Misa pun dimulai. Kesedihan Masa Prapaskah telah berlalu dan umat&lt;br /&gt;Kristiani di seluruh dunia merayakan sukacita Kebangkitan Yesus.&lt;br /&gt;Dapat dibayangkan bagaimana bunga-bunga liar yang indah di desa itu&lt;br /&gt;telah dikumpulkan dan dirangkai menghiasi gereja untuk perayaan&lt;br /&gt;meriah pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yesus Kristus telah Bangkit - Alleluia!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara imam mempersiapkan Hosti, para putera altar membentangkan&lt;br /&gt;kain putih panjang guna meyakinkan bahwa Hosti Kudus tidak terjatuh&lt;br /&gt;di lantai. Umat maju ke altar, sebagian dengan tangan bersilang di&lt;br /&gt;dada dan sebagian lainnya membuka mulut mereka untuk menerima Hosti.&lt;br /&gt;Seorang wanita, dengan sedikit tergesa dan canggung, menutup&lt;br /&gt;mulutnya terlalu cepat sehingga secuil kecil Hosti jatuh ke atas&lt;br /&gt;kain putih. Para putera altar amat terperanjat ketika serpihan kecil&lt;br /&gt;Roti berubah menjadi suatu tetesan berwarna merah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera sesudah umat terakhir menyambut Kristus, para putera altar&lt;br /&gt;bergegas memberitahukan kepada imam apa yang telah terjadi. Imam&lt;br /&gt;menyisihkan kain itu dan mencucinya dalam air bersih beberapa kali,&lt;br /&gt;tetapi, meskipun air berubah warna menjadi merah, bekas tetesan&lt;br /&gt;terus muncul dan semakin membesar. Bekas itu tidak mau hilang. Imam&lt;br /&gt;kemudian sadar bahwa Darah tidak akan mungkin dihapuskan dari kain,&lt;br /&gt;maka ia menggunting bagian yang ternoda Darah dan menempatkannya&lt;br /&gt;dalam sebuah mostrans.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita tentang mukjizat ini berkembang amat cepat dan pada hari&lt;br /&gt;Minggu, limabelas hari sesudah paskah, Uskup Autun dari keuskupan&lt;br /&gt;terdekat, datang ke Blanot disertai serombongan imam untuk&lt;br /&gt;menyelidiki kasus tersebut. Di akhir penelitian, tim sepakat dengan&lt;br /&gt;suara bulat bahwa suatu mukjizat telah terjadi. Tahun berikutnya,&lt;br /&gt;Paus Yohanes memberikan indulgensi khusus bagi mereka yang merayakan&lt;br /&gt;Misa di gereja kecil Blanot. Para peziarah dari tempat-tempat yang&lt;br /&gt;jauh berdatangan ke Blanot. Kain di simpan dalam gereja sebagai&lt;br /&gt;tanda nyata akan kasih Allah. Di kemudian hari, kain dipotong dan&lt;br /&gt;reliqui kecil yang berharga itu ditempatkan dalam sebuah botol&lt;br /&gt;kristal. Meskipun harus melewati dua kali masa perang dunia, reliqui&lt;br /&gt;tersebut tidak pernah meninggalkan Blanot. Dalam masa-masa&lt;br /&gt;kesesakan - reliqui dihantar dari rumah ke rumah - dan dari waktu ke&lt;br /&gt;waktu dipergunakan untuk menyembuhkan mereka yang sakit. Dalam masa-&lt;br /&gt;masa tenang, reliqui dihantar kembali ke rumahnya yang pantas dalam&lt;br /&gt;dinding gereja dan di sanalah ia berada hingga saat ini bagi para&lt;br /&gt;peziarah yang datang dari seluruh penjuru dunia untuk menyaksikan&lt;br /&gt;serta bersembah sujud di hadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BOLOGNA, tahun 1333&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat ini terjadi pada tahun 1333 di Bologna, Italia karena&lt;br /&gt;seorang gadis remaja saleh yang berumur sebelas tahun memiliki&lt;br /&gt;kerinduan yang berkobar-kobar untuk menyambut Kristus dalam Ekaristi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imelda Lambertini dilahirkan dalam sebuah keluarga kaya. Ayahnya&lt;br /&gt;adalah Count Eagno Lambertini. Imelda bergabung dalam Biara&lt;br /&gt;Dominikan ketika usianya baru sembilan tahun. Ia disayangi oleh para&lt;br /&gt;biarawati lainnya. Dalam usia yang masih sangat muda, Imelda&lt;br /&gt;memiliki cinta yang menyala-nyala kepada Yesus dalam Ekaristi dan&lt;br /&gt;karenanya sungguh rindu menyambut-Nya dalam Komuni Kudus. Tetapi,&lt;br /&gt;hal itu tidak mungkin baginya karena usianya belum cukup untuk dapat&lt;br /&gt;menerima Komuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mengaruniakan kepadanya suatu anugerah istimewa pada Pesta&lt;br /&gt;Kenaikan Yesus ke Surga pada tahun 1333. Sementara ia berdoa, sebuah&lt;br /&gt;Hosti tampak melayang-layang di udara di hadapannya. Imam segera&lt;br /&gt;dipanggil dan ia memberikan kepada Imelda Komuni Kudusnya. Imelda&lt;br /&gt;mengalami ekstasi dan tidak pernah bangun kembali. Ia wafat saat&lt;br /&gt;menyambut Komuni Kudusnya yang Pertama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Devosi kepada Beata Imelda pun dimulai dan pada awal tahun 1900-an&lt;br /&gt;suatu komunitas Dominikan dibentuk dengan nama Suster-suster&lt;br /&gt;Dominikan dari Beata Imelda. Para biarawati ini berjuang keras&lt;br /&gt;menyebarluaskan cinta dan devosi kepada Ekaristi serta menggalakkan&lt;br /&gt;Adorasi Abadi. Jenasah Beata Imelda yang tetap utuh hingga kini&lt;br /&gt;dibaringkan di Gereja San Sigismondo dekat Universitas Bologna. Paus&lt;br /&gt;St. Pius X memaklumkan Imelda sebagai Pelindung Para Penerima Komuni&lt;br /&gt;Pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Kristus, biarkan kami mati setiap hari bagi-Mu dan menyambut&lt;br /&gt;Engkau dalam Ekaristi seakan-akan itulah komuni kami yang terakhir.&lt;br /&gt;Jadikan kami pula seperti anak-anak kecil, dengan cinta yang polos&lt;br /&gt;dan kepercayaan penuh akan cinta dan belas kasihan-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MACERATA, tahun 1356&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sedikit catatan yang ada mengenai mukjizat Ekaristi ini,&lt;br /&gt;tetapi kisahnya yang ditulis di atas sebuah perkamen dari abad ke-14&lt;br /&gt;masih ada hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat ini berkenaan dengan perdebatan yang berlangsung beberapa&lt;br /&gt;abad sebelumnya dan yang ditulis oleh St. Thomas Aquinas; yaitu,&lt;br /&gt;apakah Kristus tetap hadir sama dalam setiap bagian Hosti yang telah&lt;br /&gt;dikonsekrasikan setelah Hosti dipecah-pecahkan oleh imam, yang&lt;br /&gt;kemudian memasukkan sepotong kecil Hosti Kudus ke dalam piala berisi&lt;br /&gt;anggur yang telah dikonsekrasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat terjadi setelah imam memecahkan sebuah Hosti besar. Darah&lt;br /&gt;mulai memancar dari Hosti ke dalam piala dan membasahi korporal&lt;br /&gt;serta kain altar. Imam kemudian pergi kepada uskup yang mengesahkan&lt;br /&gt;peristiwa mukjizat ini. Korporal dengan Darah Kristus dihormati&lt;br /&gt;setiap tahun di Macareta pada hari Minggu sesudah Pentakosta. Kini&lt;br /&gt;reliqui disimpan di bawah altar Katedral Macerata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa: Ya Kristus, kami ingat akan sabda-Mu dalam Yohanes&lt;br /&gt;6:35: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak&lt;br /&gt;akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan&lt;br /&gt;haus lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MIDDLEBURG ~ LOUVAIN, tahun 1374&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1374, seorang pemuda dengan dosa berat dalam jiwanya&lt;br /&gt;pergi menyambut Komuni Kudus. Ketika Hosti ditempatkan di atas&lt;br /&gt;lidahnya, Hosti berubah menjadi Daging sehingga ia tak dapat&lt;br /&gt;menelannya. Darah menetes dari bibirnya dan membasahi kain pada rel&lt;br /&gt;komuni. Imam bertindak cepat dengan mengambil Hosti Kudus serta&lt;br /&gt;menempatkannya dalam sebuah piala di altar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita mengenai mukjizat ini tersebar keseluruh penjuru Belgia dan&lt;br /&gt;mukjizat Hosti dipindahkan 700 mil jauhnya ke Cologne. Sebuah&lt;br /&gt;ostensorium berhias indah dibuat. Sebagian Hosti dan sepotong kain&lt;br /&gt;dengan noda darah kemudian dibawa ke Louvain di mana telah&lt;br /&gt;dipersiapkan sebuah wadah reliqui yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian mukjizat Ekaristi yang disimpan di Louvain berwarna agak&lt;br /&gt;kecoklatan dan dapat dikenali dengan mudah sebagai daging. Reliqui&lt;br /&gt;disimpan dalam sebuah wadah reliqui yang dibuat pada tahun 1803.&lt;br /&gt;Dokumen-dokumen penting dan hasil penelitian terhadap reliqui&lt;br /&gt;disimpan dalam perpustakaan Gereja St. Jacques.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BOXTEL ~ HOOGSTRATEN, tahun 1380&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat terjadi di Boxtel, Belanda, sekitar tahun 1379 di Gereja&lt;br /&gt;St. Petrus. Pada saat Konsekrasi, imam - Pastor Van der Aker -&lt;br /&gt;kehilangan keseimbangan dan menumpahkan isi piala ke atas korporal&lt;br /&gt;dan kain altar. Karena alasan yang tidak diketahui, imam&lt;br /&gt;mempergunakan anggur putih dalam Misa tersebut, tetapi yang tampak&lt;br /&gt;di atas korporal dan kain altar adalah cairan berwarna merah darah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Misa usai, imam bergegas ke sakristi untuk mencuci korporal&lt;br /&gt;dan kain altar. Ia berusaha menghilangkan noda darah. Namun&lt;br /&gt;demikian, berbagai usaha yang dilakukannya tidak membuahkan hasil.&lt;br /&gt;Pastor Van der Aker lalu menempatkan kain dalam sebuah piala kecil&lt;br /&gt;dan menyembunyikannya. Menjelang ajalnya, imam mengaku kepada bapa&lt;br /&gt;pengakuannya dan menunjukkan di mana ia telah menyembunyikan&lt;br /&gt;korporal dan kain altar yang kudus itu, masih dengan noda darah&lt;br /&gt;merah yang tertumpah atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastor Van der Aker meninggal dunia pada tahun 1379, dan pada tahun&lt;br /&gt;1380 Kardinal Pileo memaklumkan agar setiap tahun sekali, yaitu pada&lt;br /&gt;tanggal 25 Juni reliqui Darah Mahasuci ditahtakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1652, korporal dan kain altar dengan Darah Mahasuci&lt;br /&gt;dipindahkan ke Hoogstraten, di perbatasan Belgia. Pada tahun 1924,&lt;br /&gt;korporal kudus dikembalikan ke Boxtel, tetapi kain altar tetap&lt;br /&gt;disimpan di Hoogstraten. Bahkan hingga kini masih diadakan perarakan&lt;br /&gt;mukjizat Ekaristi di Boxtel pada Hari Raya Tritunggal Mahakudus.&lt;br /&gt;Umat tidak pernah ragu lagi dalam iman mereka akan kehadiran nyata&lt;br /&gt;Kristus dalam Ekaristi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGNO DI ROMAGNA, tahun 1412&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat Ekaristi ini terjadi di sebuah kota kecil di Italia bernama&lt;br /&gt;Bagno di Romagna ketika seorang imam merayakan Misa dengan dihantui&lt;br /&gt;keragu-raguan yang besar akan Kehadiran Nyata Kristus dalam&lt;br /&gt;Ekaristi. Setelah mengkonsekrasikan anggur, imam melihat ke dalam&lt;br /&gt;piala dan amat terkejut melihat bahwa anggur telah berubah menjadi&lt;br /&gt;darah. Darah mulai meluap keluar dari piala dan membasahi korporal.&lt;br /&gt;Terguncang oleh peristiwa adikodrati ini, imam segera berdoa mohon&lt;br /&gt;pengampunan. Kelak, ia bahkan digelari Venerabilis karena kesalehan&lt;br /&gt;hidupnya setelah terjadinya mukjizat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1912, ulang tahun ke-500 mukjizat Ekaristi, suatu&lt;br /&gt;perayaan besar diselenggarakan. Pada tahun 1958, dilakukan&lt;br /&gt;penelitian ilmiah yang hasilnya menguatkan bahwa darah di korporal&lt;br /&gt;adalah darah manusia dan masih mengandung karakteristik darah&lt;br /&gt;setelah hampir 600 tahun sesudah mukjizat terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin mukjizat Darah yang meluap hendak menunjukkan kepada kita&lt;br /&gt;bahwa Yesus sungguh hadir dalam Ekaristi. Mari merenungkan bagaimana&lt;br /&gt;seharusnya kita berubah setelah menyambut Yesus dengan mengijinkan-&lt;br /&gt;Nya tinggal dalam kita dan mengisi kita dengan kuasa Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAVERNEY, tahun 1608&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat unik ini tidak menyangkut Hosti Kudus yang berubah rupa&lt;br /&gt;menjadi daging atau memancarkan darah, melainkan Hosti yang melawan&lt;br /&gt;hukum gravitasi. Mukjizat terjadi setelah pecahnya Reformasi dan&lt;br /&gt;semangat umat beriman semakin mengendor. Pada tahun 1608, pada Hari&lt;br /&gt;Raya Pentakosta, tanggal 25 Mei, gereja dipadati umat dan saat senja&lt;br /&gt;tiba, dua lampu minyak dibiarkan menyala di depan Sakramen Mahakudus&lt;br /&gt;yang ditahtakan sepanjang malam dalam sebuah monstran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, seorang petugas sakristi membuka pintu-pintu&lt;br /&gt;gereja. Ia melihat asap dan menyadari bahwa telah terjadi kebakaran.&lt;br /&gt;Segala daya upaya dilakukan guna memadamkan api; terlihat bahwa&lt;br /&gt;monstran melayang-layang di udara. Berita mulai tersebar dan banyak&lt;br /&gt;orang percaya maupun mereka yang skeptis datang untuk menyaksikan&lt;br /&gt;peristiwa ini. Para imam bergantian mempersembahkan Misa Kudus&lt;br /&gt;sementara semakin banyak orang yang datang untuk menyaksikan&lt;br /&gt;mukjizat. Pada pagi hari Selasa, 27 Mei, dalam Perayaan Misa, saat&lt;br /&gt;Konsekrasi, Hosti Kudus turun ke atas altar yang dibawa ke dalam&lt;br /&gt;Gereja untuk menggantikan altar lama yang musnah dimakan api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelidikan pun dilakukan dan 54 surat pernyataan berisi kesaksian&lt;br /&gt;berhasil dikumpulkan dari para imam, biarawan, petani serta penduduk&lt;br /&gt;desa. Pada tanggal 30 Juli 1608, Uskup Agung menyatakan peristiwa&lt;br /&gt;tersebut sebagai mukjizat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah kenyataan bahwa altar, taplak altar, dan segala&lt;br /&gt;peralatan lainnya musnah, juga sebuah kandelar didapati meleleh&lt;br /&gt;karena panasnya api. Namun demikian, monstran tetap utuh. Pernyataan-&lt;br /&gt;pernyataan para saksi di bawah sumpah masih disimpan hingga kini&lt;br /&gt;dalam gereja. Sebuah prasasti marmer dipasang di bawah lokasi di&lt;br /&gt;mana Hosti melayang dengan tulisan berikut diukir di atasnya: "Lieu&lt;br /&gt;Du Miracle" yang artinya "Tempat terjadinya Mukjizat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIENA, tahun 1730&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat Ekaristi ini terjadi pada akhir pekan Pesta Santa Perawan&lt;br /&gt;Maria Diangkat ke Surga, di kota Siena, Italia, pada tahun 1730.&lt;br /&gt;Siena adalah sebuah kota yang menawan, yang terkenal karena sejarah&lt;br /&gt;seni dan kebudayaannya, dan juga karena di kota itulah St. Katarina&lt;br /&gt;dan St. Bernardinus dari Siena dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pencuri berhasil masuk ke dalam gereja dan mencuri siborium&lt;br /&gt;emas yang berisi 351 Hosti yang telah dikonsekrir. Ketika para&lt;br /&gt;petinggi Gereja menyadari apa yang telah terjadi, segala kegiatan&lt;br /&gt;pada hari itu dihentikan dan doa-doa pun dipanjatkan demi kembalinya&lt;br /&gt;Hosti Kudus dengan selamat. Tiga hari kemudian, Hosti Kudus didapati&lt;br /&gt;muncul dari kotak dana gereja bagi orang-orang miskin dan jumlahnya&lt;br /&gt;masih utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hosti yang adalah Kristus dibersihkan dan kemudian diarak perlahan&lt;br /&gt;kembali ke gereja di mana dihaturkan sembah sujud. Hosti Kudus tidak&lt;br /&gt;disantap pada waktu itu. Tahun-tahun berlalu dan secara periodik&lt;br /&gt;Hosti disantap dan senantiasa didapati dalam keadaan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1850, uskup memerintahkan dilakukan pengujian yang&lt;br /&gt;hasilnya menguatkan bahwa Hosti masih dalam keadaan baru. Mereka&lt;br /&gt;juga melakukan pengujian yang sama atas hosti-hosti yang tidak&lt;br /&gt;dikonsekrasikan, yang ditempatkan dalam sebuah kotak kedap udara&lt;br /&gt;pada tahun 1789, ternyata didapati hanya sedikit saja yang tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOA: Ya Kristus, ambillah balok dari mata kami! Berilah kami karunia&lt;br /&gt;untuk percaya bahwa Engkau sungguh hadir dalam Ekaristi Kudus,&lt;br /&gt;seperti yang Engkau sabdakan dalam Kitab Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEZILLA-LA-RIVIERE, tahun 1793&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukjizat Ekaristi Pezilla-la-Riviere terjadi pada bulan September&lt;br /&gt;1793, bertepatan dengan Revolusi Perancis dan dimulainya masa&lt;br /&gt;pemerintahan yang bengis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi dan gelombang anti-Katolik menyebar dengan sangat cepat,&lt;br /&gt;dan kaum religius dikejar-kejar polisi. Dalam Gereja desa terdapat&lt;br /&gt;lima Hosti yang telah dikonsekrasikan; satu Hosti Kudus yang besar&lt;br /&gt;dihantar ke rumah Jean Bonafas, sementara keempat Hosti yang kecil,&lt;br /&gt;yang ditempatkan dalam sebuah piksis, dipercayakan kepada Rose&lt;br /&gt;Llorens. Jean menempatkan Hosti Kudus dalam sebuah kotak kayu serta&lt;br /&gt;menyembunyikannya di bawah lantai rumahnya. Rose menempatkan Hosti&lt;br /&gt;Kudus dalam sebuah cawan gelas bertutup dan kemudian menempatkannya&lt;br /&gt;dalam sebuah tas sutera merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tujuh tahun kemudian, pada hari-hari berakhirnya Revolusi,&lt;br /&gt;keempat Hosti dikeluarkan dari cawan gelas dan suatu segel berwarna&lt;br /&gt;coklat tua terbentuk disekeliling bagian luar cawan. Tujuh hari&lt;br /&gt;kemudian, kotak kayu pun dibuka dan Hosti Kudus yang besar masih&lt;br /&gt;terletak di dalam Monstran, sama indah dan sama putih bersihnya&lt;br /&gt;seperti saat ditempatkan di sana hampir tujuh tahun yang silam.&lt;br /&gt;Hosti-hosti Kudus tetap dalam keadan utuh dan tidak rusak hingga&lt;br /&gt;tahun 1930. Pada waktu itu, Hosti Kudus ditempatkan dalam sebuah&lt;br /&gt;tabernakel yang baru dibangun, yang terletak di belakang altar utama&lt;br /&gt;gereja. Karena alasan-alasan yang tak diketahui, Hosti-Hosti&lt;br /&gt;tersebut menjadi rusak dan Kristus dalam mukjizat tidak lagi hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BORDEAUX, tahun 1822&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berakhirnya Revolusi Perancis, terjadi pembaharuan semangat&lt;br /&gt;iman dan Bordeaux diberkati dengan lahirnya beberapa komunitas&lt;br /&gt;religius baru. Salah satu di antaranya adalah komunitas Keluarga&lt;br /&gt;Kudus dari Bordeaux, di mana mukjizat Ekaristi ini terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam yang memimpin Adorasi Sakramen Mahakudus menulis sebuah dokumen&lt;br /&gt;resmi yang menyatakan bahwa ketika mentahtakan Sakramen Mahakudus,&lt;br /&gt;ia melihat kepala, dada dan lengan Sang Juruselamat di tengah suatu&lt;br /&gt;lingkaran yang mengelilingi-Nya bagaikan suatu lukisan berbingkai,&lt;br /&gt;tetapi Ia tampak hidup. Moeder Superior juga menyatakan bahwa ia&lt;br /&gt;melihat Yesus, juga putera altar dan beberapa saksi lain.&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan dan penelitian, Uskup Agung Bordeaux memaklumkan&lt;br /&gt;pengakuan Gereja. Paus Leo XII juga segera menegaskan mukjizat dan&lt;br /&gt;menetapkan Pesta Keluarga Kudus untuk mengenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tahun, di biara-biara Kongregasi Keluarga Kudus, diadakan&lt;br /&gt;perayaan menghormati mukjizat Ekaristi ini. Monstran yang&lt;br /&gt;dipergunakan pada hari terjadinya mukjizat senantiasa disimpan di&lt;br /&gt;rumah biara di Bordeaux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BETANIA, tahun 1991&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua Mukjizat Ekaristi yang lain terjadi beberapa ratus tahun yang&lt;br /&gt;silam. Tetapi, mukjizat yang terjadi dalam Perayaan Misa di Betania,&lt;br /&gt;Venezuela, terjadi pada pesta SP Maria Dikandung Tanpa Dosa pada&lt;br /&gt;tahun 1991. Sekeping Hosti yang telah dikonsekrir, yang adalah&lt;br /&gt;sungguh Daging Kristus, mulai memancarkan darah. Sesudahnya, sebuah&lt;br /&gt;tim medis memastikan bahwa cairan yang memancar dari Hosti Kudus&lt;br /&gt;adalah darah manusia. Uskup setempat memaklumkannya sebagai tanda&lt;br /&gt;transsubstansiasi dengan mengatakan, "Tuhan hendak menyatakan kepada&lt;br /&gt;kita bahwa iman kita akan Hosti yang telah dikonsekrir adalah benar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak peristiwa-peristiwa menakjubkan lainnya terjadi di Betania,&lt;br /&gt;termasuk penampakan-penampakan Bunda Maria yang disaksikan oleh&lt;br /&gt;beberapa ribu orang, berbagai penyembuhan-penyembuhan baik jasmani&lt;br /&gt;maupun rohani, dan seorang mistikus bernama Maria Esperanza yang&lt;br /&gt;dianugerahi karunia stigmata, bilokasi, dan levitasi (= terangkat&lt;br /&gt;dan melayang di udara) saat berdoa. Bapa Uskup sendiri menyaksikan&lt;br /&gt;suatu fenomena adikodrati dan menulis sepucuk surat pastoral yang&lt;br /&gt;menyatakan bahwa setelah penelitian dengan seksama, ia memaklumkan&lt;br /&gt;penampakan-penampakan tersebut sebagai benar dan berasal dari kuasa&lt;br /&gt;ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristus dan Bunda Maria berusaha memberitahukan kepada segenap umat&lt;br /&gt;manusia bahwa kita perlu menyerahkan segala kepercayaan kita kepada&lt;br /&gt;Tuhan dan berkarya demi kerajaan-Nya, dan bukan demi ego kita, demi&lt;br /&gt;kebanggaan kita, dan demi kemuliaan kita sendiri. Kita adalah terang&lt;br /&gt;dunia dan karenanya biarlah sesama melihat kita sebagai terang yang&lt;br /&gt;bersinar cemerlang, sebab kita telah ditebus oleh Darah Yesus&lt;br /&gt;Kristus dan karenanya patutlah kita senantiasa memuliakan Allah di&lt;br /&gt;surga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : "Miracles of the Eucharist" ; The Eucharistic Apostles of&lt;br /&gt;The Divine Mercy; www.thedivinemercy.org&lt;br /&gt;Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan&lt;br /&gt;mencantumkan: "diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985921129589905626-6359245608631520897?l=mukjizatyesus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mukjizatyesus.blogspot.com/feeds/6359245608631520897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985921129589905626&amp;postID=6359245608631520897' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985921129589905626/posts/default/6359245608631520897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985921129589905626/posts/default/6359245608631520897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mukjizatyesus.blogspot.com/2008/09/mukjizat-ekaristi.html' title='Mukjizat Ekaristi'/><author><name>Mukjizat Yesus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16668209062010445715</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
